golden ratio
PENGERTIAN RASIO EMAS
Rasio emas adalah penemuan para matematikawan. Rasio ini tidak ada hubungannya dengan komposisi dalam lukisan. Seorang Yunani bernama Euclid, yang hidup sekitar tahun 400 SM, menemukan bahwa pembagian garis menurut rasio tertentu dapat berlangsung tanpa batas. Rasio ini adalah bilangan irasional, yang berarti tidak dapat dituliskan sebagai pecahan alami.
Angka irasional ini adalah rasio emas. Angka tersebut adalah 1,618 diikuti oleh angka tak terhingga jumlahnya, dan huruf Yunani untuknya adalah Phi.
Golden Ratio (Rasio Emas) adalah angka irasional yang dilambangkan dengan simbol φ (phi) dan memiliki nilai sekitar 1,6180339887…. Rasio ini ditemukan dengan membagi suatu garis menjadi dua bagian sedemikian rupa sehingga perbandingan antara seluruh panjang garis dengan bagian yang lebih panjang sama dengan perbandingan bagian yang lebih panjang dengan bagian yang lebih pendek.
1. Definisi Matematis
Golden Ratio dapat dinyatakan dengan persamaan:
Di mana:
- a adalah bagian panjang
- b adalah bagian pendek
- (a + b) / a = a / b = 1.618...
Golden Ratio juga dapat ditemukan dari deret Fibonacci, di mana setiap bilangan dalam deret (1, 1, 2, 3, 5, 8, 13, ...) jika dibagi dengan bilangan sebelumnya akan semakin mendekati φ.
2. Sejarah dan Penemuan
Golden Ratio telah dikenal sejak zaman kuno dan digunakan oleh matematikawan Yunani Euclid dalam karyanya Elements. Ahli matematika abad ke-15 Luca Pacioli menyebutnya sebagai Divine Proportion (Perbandingan Ilahi) dalam bukunya yang diterbitkan tahun 1509.
3. Aplikasi Golden Ratio
a. Arsitektur dan Seni
Golden Ratio sering ditemukan dalam desain bangunan bersejarah, seperti:
- Piramida Giza (Mesir)
- Parthenon (Yunani)
- Lukisan Mona Lisa oleh Leonardo da Vinci
b. Alam dan Biologi
Banyak pola dalam alam mengikuti rasio emas, seperti:
- Pola pertumbuhan bunga dan daun
- Susunan biji bunga matahari
- Pola cangkang spiral Nautilus
c. Desain dan Fotografi
Golden Ratio sering digunakan dalam:
- Komposisi gambar dan desain grafis
- Rasio layar dan tata letak UI/UX
- Logo perusahaan terkenal seperti Apple dan Twitter
d. Keuangan dan Pasar Saham
Golden Ratio juga digunakan dalam analisis teknikal pasar saham, terutama dalam Fibonacci retracement untuk memprediksi pergerakan harga.
4. Rumus dan Perhitungan
Golden Ratio dapat dihitung dengan rumus:
Dalam bilangan Fibonacci, semakin besar angka dalam deret, semakin mendekati nilai Golden Ratio:
(contoh: 13/8 = 1.625, 21/13 = 1.615, 34/21 = 1.619)
PENERAPAN RASIO EMAS
Sebenarnya, tidak ada bukti bahwa penggunaan Golden Ratio dapat menghasilkan karya yang lebih bagus. Namun, sejumlah seniman dan desainer tetap menggunakan rasio emas agar menciptakan keseimbangan, keteraturan, dan komposisi yang menarik untuk karyanya.
berikut cara penerapan rasio emas dalam desain.
1. Hierarki Tipografi
Ketika membuat suatu desain yang menggunakan teks, seperti poster acara atau layout dalam website, pastikan untuk selalu mempertimbangkan hierarki olah pesan dalam layout. Selain itu, gunakan rasio emas sebagai panduan ukuran tipografi.
2. Komposisi Gambar
Jangan lupa untuk memperhatikan komposisi gambar pada sebuah desain. Jadi, kamu bisa mengatur panjang, lebar, atau tinggi objek agar sesuai dengan perbandingan 1:1.618.
3. Rasio Emas Grid
Selanjutnya, kamu bisa membuat grid berdasarkan rasio emas untuk mengatur elemen-elemen desain. Dalam grid ini, elemen sangat penting Ditempatkan pada persimpangan garis yang mengikuti rasio emas, sehingga dapat membantu menciptakan tata letak yang seimbang dan menarik secara visual.
4. Proporsi Bentuk
Saat merancang bentuk geometris, Anda juga dapat menggunakan rasio emas untuk menentukan proporsi sisi-sisi atau dimensi lainnya.
Kesimpulan
Golden Ratio adalah konsep matematika yang ditemukan dalam banyak aspek kehidupan, mulai dari seni hingga alam dan keuangan. Keindahannya terletak pada pola harmonis yang sering muncul secara alami, menjadikannya salah satu angka paling menarik dalam matematika
ANGGOTA KELOMPOK;
Nama: Kiren rahmadhania putri
Kelas: X PPLG 1
Nama: Jelita pebrianti
Kelas: X DKV 2



Komentar
Posting Komentar